Kau Tahu, Anime Bukan untuk Anak Kecil Saja

Sebelumnya saya pertegas bahwa saya bukanlah otaku atau wibu, saya hanya SEKEDAR dan KEBETULAN suka nonton anime, tidak lebih, segala hal-hal yang berlebihan dan menjijikan seperti yang selalu otaku dan wibu lakukan bukanlah bagian dari jatidiri saya.

Cover

Ketika mendengar kata “anime” apa yang terbayang dibenak kamu? Hmm... Hal yang saya bayangkan adalah Jepang, karakter 2D bermata besar, dan bermulut kecil. Anime sejatinya berasal dari kata animation dalam bahasa Inggris, yang merujuk pada semua jenis animasi, tetapi ketika menyebut “anime” berarti yang dimaksud adalah serial animasi khas Jepang, yang diproduksi di Jepang, walau dibeberapa kasus anime ada yang diproduksi di luar Jepang.
Saat ini anime sudah mengalami berbagai evolusi, terutama dalam hal grafik, banyak animator yang mengkombinasikan seni lukis dan CG (Computer Graphic) sehingga terlihat lebih apik. anime memiiki banyak sekali genre-genre, sebut saja genre action, psychological, fantasy, dan masih banyak lagi, selain itu anime juga memiliki rating tersendiri, ketika kamu nonton film di TV kamu mungkin akan melihat sebuah rating acara itu, contoh nya SU untuk semua umur, R 13+ artinya remaja diatas 13 tahun, atau D untuk dewasa, tak jauh berbeda dengan anime, anime juga punya rating nya tersendiri, untuk mengetahui rating sebuah anime bisa melalui web MyAnimeList.
Anime Oregairu

Lalu, Dari Segi Apa Anime Bukan untuk Anak Kecil?

Sebelumnya sudah saya jelaskan bahwa anime juga punya rating tersendiri, dan hal ini selalu menjadi hal yang tak pernah diperhatikan oleh orang dewasa yang awam, yang mereka tahu bahwa anime hanyalah serial animasi yang cocok ditonton oleh anak-anak atau sanak-keluarga, pernyataan ini tak sepenuh nya salah, beberapa anime memang ada yang diperuntukkan semua umur, tetapi ada juga yang khusus bukan untuk anak-anak. Anime yang seperti apa itu? Tentu, anime yang memang tak pantas untuk ditonton oleh anak-anak, contohnya saja anime yang sarat unsur kekerasan, atau mengandung unsur ketelanjangan, atau hal-hal tidak senonoh lain nya. Ah, masa sih? Di Jepang sendiri mulai anak-anak hingga orang dewasa sangat menyenangi anime jadi tidak heran jika ada banyak sekali studio animasi yang menggarap anime yang dikhususkan untuk orang dewasa.
Sebut saja anime Kuzu no Honkai/Scum’s Wish, anime yang bergenre romance dan bertemakan sekolahan ini adalah anime yang tak pantas untuk ditonton oleh anak-anak, sebab dalam anime itu banyak prilaku atau sarat akan hal-hal yang vulgar atau ketelanjangan, bisa dilihat seperti gambar di bawah ini.
Rating anime Kuzu no Honkai

Nah, dibagian rating kita bisa melihat bahwa anime itu mendapat rating R+ Mild Nudity yang artinya di dalam serial anime itu ada unsur seksualitas, bahkan saking vulgarnya anime itu sempat dilaporkan oleh netizen Jepang, padahal di Jepang anime Kuzu no Honkai ditayangkan jam 1 dini hari.
Anime Kuzu no Honkai dilaporkan netizen Jepang

Tak jauh beda dengan anime Black Lagoon, anime yang bergenre aksi dan bertema tembak-tembakan ini menurut saya sangat tidak cocok untuk anak-anak, mengapa? Karena di anime ini banyak unsur violence (kekerasan) dan profanity (pembicaraan tidak senonoh), tentu saja hal itu akan sangat mengganggu dan mengkhawatirkan jika anak-anak yang menonton nya.
Rating anime Black Lagoon


Anime Black Lagoon

Beberapa adegan yang tidak mengenakkan juga sering terjadi, seperti adegan gore, yaitu adegan dimana pemeran nya mengeluarkan darah, adegan badan yang tersobek-sobek, atau sejenisnya, tentu saja hal itu bisa mempengaruhi kondisi mental atau psikologis anak itu sendiri.
Gore scene di anime Project Itoh

Gore scene di anime Another

Untuk itu saya sarankan jika Anda memiliki anak yang doyan nonton anime untuk mengawasi nya, cek terlebih dahulu anime seperti apa yang ditonton oleh anak Anda. Hal ini juga baik buat Anda yang menganggap anime hanya untuk anak kecil, ubah pemikiran itu. Tetapi bukan berarti tidak ada anime untuk anak-anak, ada banyak sekali malahan, contohnya saja Sinchan, Doraemon, dua anime legendaris yang sempat tayang di Indonesia.


Refrensi:
www.google.com
www.myanimelist.net
www.nekonoto.net
Selanjutnya
« Sebelumnya
Sebelumnya
Selanjutnya »
Silakan pilih sistem komentar Anda ⇛   

2 Komentar di "Kau Tahu, Anime Bukan untuk Anak Kecil Saja"

Yap benar, tapi perspektif masyarakat selalu berkata bahwa anime cuma untuk anak-anak, pemikiran ini udah mendarah daging. :)

Berkomentarlah dengan bijak dan relevan, hindari hal-hal negatif seperti sara, rasis, atau membagikan url pornografi/malware.

Emoticon

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel